Status Blog Ini (Status Saya Maksudnya)


Mungkin, dalam 3 minggu ini, sy masih belum bs membagi waktu ke blog ini. Ya, ada beberapa urusan bantuan skripsi yg masih saya tangani, dan akan saya usahakan untuk segera selesai. Untuk thesis, ada (lg nignget2) :1. spk, 2. spk, 3. spk (tiga ya), untuk skripsi masih banyak, ada sekitar belasan.

Untuk klien2 yg kecewa, saya minta maaf tidak bs menyelesaikan dengan baik. Tentu saya tidak akan mengabaikan penantian dan DP yg sudah dibayarkan, semua bisa segera saya selesaikan (saya selesaikan kerjaannya maksudnya). Adapun untuk bimbingan baru, sy belum akan menerima. Kecuali, kasusnya sudah pernah plek saya tangani. Jadi, saya tidak perlu bagi waktu untuk itu.

Hm, ya ada satu orang yg merasa sangat dirugikan dengan bantuan saya. Sekali lagi, saya tidak berniat menjadikan blog ini bisnis murni. Hanya bantu2. Coba lihat artikel awal blog ini. Sekedar sharing. Saya yakin, bantuan komersial membutuhkan dedikasi waktu dan energi yang harus 100%. Dan saya tidak bisa berikan itu.

Semoga bermanfaat!
NB:
  • Akhir blog ini? belum tahu, kemungkinan sy hanya akan menyeleesaikan bantuan2 yg tersisa saja. Tidak lebih
  • Ini masa2 berat bagi saya dan keluarga. Mohon doanya... :)

Read Users' Comments (0)

Sesi Wawancara yang Relax

 

 

Terjadi di hari Rabu kemarin, 18 Maret 2009. Sebelumnya dimulai dengan sesi MicroTeaching. Saya tidak punya persiapan bagus untuk Microteaching, tidak seperti temen2 lain yang sudah menyiapkan presentasi PowerPoint sehingga bisa menggunakan Proyektor yang tersedia. Jadi, saya andalkan saja WhiteBoard dan Spidol. Yeah, improvisasi sedikit.

Yang ingin saya sampaikan adalah perihal wawancara yang dipimpin oleh Pak Hery (?), dan diikuti oleh ... 5(?) orang lainnya. Seingat saya .. Pak Prayudi sebagai Kajur TI, pak Taufik sbg Sekretaris TI, pak ... hehe, lupa. Berikut adalah hal-hal yang ditanya :

  1. Kok bs kuliah sampai 10 tahun?
  2. Anda kan sudah menjadi pengusaha, kok sekarang milih jd dosen UII?
  3. Dengan ide-ide anda tadi, bagaimana mengatur itu dengan kondisi jumlah siswa yang mencapai 400 orang?
  4. Apa komitmen Anda thp UII? Maksudnya, jika diterima nanti apa yang akan Anda lakukan untuk memajukan UII?
  5. Setelah diterima nanti, Anda harus segera S2 dan harus selesai sebelum 2011, Anda siap?

Terakhir sebelum ditutup, saya minta menyampaikan sesuatu, dan ini yang saya sampaikan:

"Terimakasih pada Bapak2 atas semua yang sudah dilakukan. Kalau nanti saya diterima di UII sbg dosen, maka itu sudah takdir saya dan saya tidak terlalu bahagia. Kalau nanti saya tidak diterima sbg dosen di UII, maka saya tidak terlalu bersedih. Itu sudah takdir saya. Sekali lagi, terimakasih sebelumnya. Doakan saya" ^_^

 

Saya rasa itu cukup berkesan ...

Semoga bermanfaat dan memberikan Inspirasi...

NB:

  • Saya harus maksimalkan penggunaan Proyektor jika benar2 mengajar nanti. Pasti menarik sekali live demo dengan Proyektor

Read Users' Comments (2)

Tugas Artikel Jurnal Ilmiah untuk Test Dosen UII

 

Awalnya, saya mau buat artikel baru sajalah, tentang Interoperabilitas aplikasi dengan Java Web Services. Tapi, setelah mikir2 lagi, saya ingat, kalau proyek Merpati yang dulu saya kerjakan (antara tahun 2000-2002) sudah dipublikasikan di Jurnal Transportasi Eastern Asia, disini. Maka, saya pikir, sebaiknya saya print saja artikel yang kami susun tersebut, dan buat artikel baru sebagai tugas kali ini.

Ide-ide yang saya paparkan pada artikel ini, sesungguhnya ide yang ingin saya tuangkan pada saat penulisan artikel untuk proyek MERPATI tersebut. Namun, sepertinya terlalu filosofis (dan islami), jadi saya pikir kurang cocok untuk suatu jurnal ilmiah. Entahlah, mungkin juga saya salah. Yaitu, sebaiknya biarkan saja ide tersebut saya paparkan dahulu.

Oke, ini artikel tersebut, semoga bermanfaat... :)

NB:

  • Itu untuk hari Senin, hari selasanya sesi test dilanjutkan dengan test kompetensi (menjawab soal2 IT dan juga pemrograman --2 program, algoritma dan aplikasi phonebook dengan data file teks).
  • Hari Rabu ini yang terakhir, yaitu microteaching dengan topik perulangan dan diakhiri dengan wawancara dengan Pimpinan (Rektor ya?)
  • Bismillah...

 Analisis, Desain dan Implementasi Hierarchical Framework Architecture dalam Pengembangan Policy Decision Tool untuk Perusahaan Penerbangan Domestik di Indonesia

Eko Suprapto Wibowo, S.Komp.

swdev.bali@gmail.com (www.swdevsoftwareconsulting.com)

Abstrak

Pada tahun 2002 telah terjadi riset bersama di bawah bendera Riset Unggulan Kemitraan (RUK) Menristek yang mengkaitkan antara Pusat Pariwisata UGM sebagai institusi pendidikan dan Merpati Airlines sebagai entitas bisnis untuk mengembangkan sebuah alat bantu pengambil keputusan dalam melakukan estimasi biaya berdasarkan tipe pesawat, segmen pasar dan usia pesawat. Akhirnya produk riset yang diberi nama ModEling aiRlines network to imProve globAl compeTItivenes (MERPATI) berhasil diselesaikan dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0, Visual C++ 6.0 dan basis data Microsoft Access.

Pada penelitian tersebut telah dikembangkan suatu kerangka kerja pengembangan aplikasi yang memiliki ciri khas, yang diberi nama Hierarchical Framework Architecture (HFA). Penemuan utama framework ini diawali dengan pengamatan terhadap sifat-sifat ciptaan Allah SWT yang ternyata memiliki atribut hirarki yang unik, dimana tidak ada sesuatu pun yang mutlak berada di urutan paling bawah atau paling atas, semuanya berada di bawah sesuatu yang lain atau di atas sesuatu yang lain. Jika sesuatu berada di urutan paling bawah atau paling atas, maka sesuatu itu bukanlah makhluk, melainkah Allah SWT itu sendiri.

Kata kunci : policy decision tool, air transport, indonesia, cost model, framework

1. Pendahuluan

Berdasarkan World Tourism Organization (WTO), terjadi peningkatan sebesar 4% setiap tahun pada bisnis turisme dunia. WTO mengestimasi pada tahun 1991 jumlah turis akan berada pada angka 450 juta, dengan Asia Timur dan Pasifik menikmati tingkat perkembangan tertinggi sebesar 8,9%.

Kapasitas perusahaan penerbangan baik yang menuju atau dalam kawasan Indonesia, jelas merupakan faktor penentu penyerapan pangsa pasar turisme. Berbagai kebijakan diterapkan untuk meningkatkan mutu pelayanan yang bermuara pada keinginan untuk memaksimalkan daya penyerapan turis dan meminimalkan biaya pada tiap-tiap rute penerbangan. Hanya saja, sistem perencanaan pada banyak perusahaan penerbangan di Indonesia, termasuk pada Merpati Indonesia, masih menggunakan perhitungan manual yang dilakukan pada masing-masing divisi. Strategi harian taktik haruslah dilakukan di dalam perusahaan secara terpusat. Pemahaman terhadap struktur biaya yang terjadi dan prosedur penurunan biaya akan sangat efektif kalau dijadikan basis pengembangan alat bantu Sistem Pengambilan Keputusan (SPK) berbasis komputer. (Parikesit, Marpaung, Wibowo, & Andi, 2003)

SPK dapat hadir dalam berbagai bentuk, dari mulai bentuk sederhana berupa pengolahan data menggunakan spreadsheet hingga bentuk aplikasi yang kompleks dan terintegrasi. Penggunaan SPK tidak terbatas pada tingkat manajerial, tetapi dapat meluas mulai dari tingkat strategis hingga operasional, tergantung dari ruang lingkup dan jenis informasi yang diolah. Pada tingkat manajerial, Merpati Airlines dapat memanfaatkan SPK yang dibangun untuk membantu strategi apa yang harus diambil untuk mencapai pangsa pasar tertentu, berdasarkan tipe pasar pada jalur tersebut dan melakukan simulasi pada berbagai faktor layanan penerbangan. (Falahah & Rijayana, 2008)

Salah satu karakteristik keputusan yang dapat didukung oleh SPK antara lain yaitu keputusan tersebut bersifat terstruktur atau semi terstruktur. Terstruktur dalam artian untuk memperoleh satu keputusan, terdapat serangkaian prosedur yang harus diikuti dan kriteria untuk masing-masing prosedur ini sudah jelas dan kuantitatif. Semi terstruktur artinya, meskipun sebagian kritera bersifat jelas dan kuantitatif, kadang-kadang pihak pembuat keputusan berhak memasukkan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang bersifat subyektif, tetapi tetap berdasarkan alasan yang diturunkan dari data kuantitatif. Dalam proses pengambilan kebijakan optimasi penerbangan misalnya, proses pemilihan strategi penerbangan meskipun berdasarkan data kuantitatif, ada kemungkinan keputusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan lain, selain data kuantitatif.

Ciri utama SPK yang menggunakan basis data RDBMS sebagai penyedia data kuantitatif yang dibutuhkan, adalah kompleks dalam proses pemasukan data. Terlebih jika data yang dikembangkan meliputi banyak data yang bersifat hirarkis, atau master-detail. Pendekatan paling umum bagi aplikasi jenis ini, adalah pengembangan banyak form anak yang dapat diaktifasi melalui form ayahnya. Namun, pada akhirnya layar komputer akan dipenuhi oleh banyak form yang tidak mudah untuk dinavigasi oleh pemakai.

Berbagai jenis model interaksi dikembangkan untuk kebutuhan ini, baik Single Document Interface (SDI) dan Multiple Document Interface (MDI). Baik pada SDI maupun MDI tidak ada pendekatan yang dinilai terbaik dalam penyajian data yang bersifat hirarkis. Hasil yang diharapkan pada proyek ini adalah adanya cara pandang manunggal bagi entitas data, yang alami dan mudah dipergunakan, baik bagi tingkat operator yang memasukkan data ataupun bagi tingkat manajerial yang membutuhkan cara pandang singkat terhadap data tersebut.

2. Landasan Teori

Jenis basis data yang paling dominan dipergunakan adalah database relasional. Pada jenis basis data ini, data dipecah-pecah ke dalam tabel-tabel dimana tiap tabel memiliki primary key sebagai identitas tiap baris data dan yang akan dijadikan acuan bagai tabel lain sebagai foreign key. Terhadap hubungan 1-1, 1-many dan many-to-many yang menyebabkan banyak jenis permasalahan dapat dimodelkan oleh basis data relasional. Basis data relasional merupakan basis data yang paling dikenal dunia IT karena dukungan yang luas dari banyak vendor IT, sebut saja Oracle, MySQL, Interbase dan Microsoft.

Memikirkan dari awal permasalahan penyimpanan basis data, maka fokus akan tertuju kepada esensi dari data itu sendiri. Data merupakan kumpulan dari fakta yang dikumpulkan sebagai hasil dari pengalaman, observasi atau eksperimen. Pengamatan paling sederhana pada dunia nyata, pesawat terbang misalnya, mendapatkan hasil sebagai berikut:

a. Pesawat terbang merupakan entitas yang tidak dapat berdiri sendiri. Ia terdiri dari berbagai komponen-komponen yang menjadi elemen pembangunnya.

b. Akan selalu ada entitas lain di atasnya, dan di bawahnya. Di bawah pesawat pada Gambar 2.1, dapat terlihat jelas adanya runway dan di atasnya, terlihat langit.

c. Keterbatasan penglihatan manusia, akan membuat kesimpulan yang terjadi adalah di atas pesawat terbang ada batas yang terlihat, yaitu langit. Karena sesungguhnya, berdasarkan berbagai pengamatan ilmiah, di balik langit (atau apapun) masih ada wilayah ide yang tidak bisa digapai dengan akal, yaitu pencipta, Allah SWT.

clip_image002

Gambar 2. 1 Salah satu armada Merpati Airlines

Tiga hasil pengamatan tersebut, memiliki beberapa kesamaan dengan basis data hirarki, yang memiliki definisi sebagai berikut: ”A database organization method that is structured in a hierarchy. All access to data starts at the top of the hierarchy and moves downward; for example, from customer to orders, vendor to purchases, etc. Contrast with relational database and network database.” (Magazine).

Database hirarki merupakan database lawas, yang dikembangkan sebelum basis data relasional, dan merupakan salah satu model data yang pertama kali diterima dan dipergunakan dengan luas. Pada database hirarki, rekord terdiri dari hubungan parent/child, mirip dengan struktur tree. Sebagai contoh, pada data pesawat, maka dapat ditemukan adanya data biaya pesawat tersebut. Database hirarki cepat dan sederhana, namun struktur hirarki/tree ini tidak fleksibel, karena hubungannya dibatasi pada hubungan one-to-many, hanya mengijinkan satu parent untuk anak. Sebagai contoh produk database hirarki adalah IMS dari IBM.

Meskipun secara internal data sudah diimplementasikan dengan bentuk relasional, namun penyajian data masih dapat disajikan secara tree/hirarki. Ide awal dari pengembangan penyajian data secara hirarkis ini adalah pengamatan pada gaya tampilan Windows Explorer, seperti tampak pada Gambar 2.2

clip_image004

Gambar 2. 2 Gaya tampilan Windows Explorer

Windows Explorer merupakan evolusi paling signifikan pada sistem operasi Microsoft Windows. Dimulai dari Windows 95, maka gaya tampilan tree seperti pada Windows Explorer terus menjadi pendekatan utama Microsoft untuk mempermudah pemakai dalam menjelajahi sistem komputer yang kompleks. Pada gaya ini, pemakai akan dipermudah untuk hanya berpikir satu parent dalam satu saat, dimana di bawah parent tersebut, dapat ditemukan kumpulan child. Pemakai melakukan navigasi dari induk utama, yaitu Desktop sampai navigasi berakhir ke folder atau file yang diinginkannya.

3. Metodologi

Metodologi yang dipergunakan dalam penyusunan proyek ini meliputi tiga bagian pokok, yaitu:

a. Metode pengumpulan data

Dalam mengumpulkan data yang diperlukan untuk melakukan analisis terhadap sistem yang sedang berjalan, maka diadakan survei langsung, kemudian dilakukan identifikasi masalah dan kebutuhan informasi. Survey dilakukan di beberapa airport di Indonesia diantaranya Denpasar, Cengkareng, Halim Perdana Kusuma dan Ujung Pandang.

b. Metode analisis

Terhadap data market yang dikumpulkan pada masing-masing airport, dilakukan analisis biaya.

c. Metode perancangan

Perancangan aplikasi menggunakan metodologi Evolutionary Prototyping Approach yang akan mengijinkan aplikasi dikembangkan dalam langkah kecil dan terfokus, namun menuju kepada integralitas keseluruhan akhir aplikasi.

4. Hasil dan Pembahasan

Berdasarkan pengamatan pada masalah-masalah tree, maka pada pengembangan framework aplikasi ini, yang diberi nama Hierarchical Framework Architecture, dikenali dua sifat node atau elemen pada struktur hirarki, yaitu:

a. Container Node

Merupakan node yang di dalamnya berisi node lainnya, dan tidak memiliki form entry.

b. Data Node

Merupakan node yang memiliki sifat seperti container node, yaitu dapat memiliki node di bawahnya, namun ia memiliki form entry sendiri, karena data node dihasilkan dari masukan data oleh operator.

Gambar 4.1 menunjukkan perbedaan dua node tersebut.

clip_image006

Gambar 4. 1 Perbedaan Container Node dan Data Node

Boeing 737 yang di-highlight pada sisi sebelah kiri merupakan data node, yang di bawahya tidak terdapat node lain. Node Boeing 737 diolah dan dilakukan proses manipulasi lainnya oleh form entry yang ditunjukkan pada Gambar 4.2

clip_image008

Gambar 4. 2 Form entri untuk Node Boeing-737

Sedangkan Node 2000 yang di-highlight pada sisi sebelah kanan merupakan container node, yang di bawahnya terdapat node lain. Node 2000 ini dapat dipandang sebagai kategorisasi data di bawahnya, yaitu data pesawat Boeing 737 pada airport tertentu dan pada sektor penerbangan tertentu.

Untuk memberikan pandangan menyeluruh pada data, HFA mendukung penggunaan penyajian data Explorer like yang ditujukkan pada Gambar 4.3.

clip_image010

Gambar 4. 3 Tampilan integral Hierarchical Framework Architecture

Tidak hanya itu, untuk mendukung Rapid Application Development (RAD), HFA membagi komponen-komponen pendukungnya menjadi dua kontrol Active-X utama, yaitu:

a. EExplorerView

Merupakan penyajian data keseluruhan dengan menggunakan tampilan explorer like.

b. EExplorerEntry

Merupakan otomasi pengembangan form input data untuk data node.

5. Kesimpulan

Meskipun fleksibilitas rancangan HFA masih harus diuji untuk berbagai kasus, namun pada pengembangan software MERPATI ini, HFA telah dapat sempurna menunjukkan keberhasilan baik penyimpanan data secara internal dengan basis data relasional, maupun penyajian data secara hirarki menggunakan tampilan explorer like. Dua kontrol Active-X yang dikembangkan untuk mendukung teori HFA telah dapat memenuhi harapan proyek ini, agar dapat dipergunakan dengan mudah baik oleh operator maupun oleh manajer. Namun , untuk mendukung interoperabilitas yang lebih baik, maka landasan platform HFA yang menggunakan Active-X dapat digantikan dengan teknologi yang lebih cross-platform, yaitu Java. Usaha pengembangan selanjutnya sebaiknya diarahkan untuk mengeksplorasi penggunaan Java atau teknologi cross-platform lainnya untuk meningkatkan interoperabilitas HFA dengan berbagai arsitektur sistem yang sudah ada.

Referensi

Falahah, & Rijayana, I. (2008). Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Untuk Membantu Proses Seleksi Calon Kepala Sekolah. Makalah-Makalah Sistem Informasi KNSI , 167-172.

Magazine, P. (n.d.). Hierarchical Database Definition. Retrieved March 16, 2009, from PCMAG.COM: http://www.pcmag.com/encyclopedia_term/0,2542,t=hierarchical+database&i=44239,00.asp

Parikesit, D., Marpaung, F., Wibowo, E. S., & Andi, S. (2003). DEVELOPING A POLICY DECISION TOOL FOR A DOMESTIC AIRLINE. 5 (October).

Read Users' Comments (0)

Analisis, Desain dan Implementasi Basis Data bagi Kasus DSS/SPK

 

Baik, ini yang selalu saya perintahkan jika ada yang minta bantuan pembuatan program SPK : buat penyelesaian masalahnya dengan Microsoft Excel. Seperti kasus berikut:

image

Perhatikan bahwa terdapat data rekening, dan data biaya per tahun. Inti akhirnya adalah pembuatan software DSS/SPK untuk analisis biaya, tepatnya dari data biaya terdahulu, maka akan diusulkan (oleh software) rencana anggaran biaya yang akan datang, dengan berusaha untuk meminimalkan pengurangan resiko kegagalan proyek.

Oke, selanjutnya, ... pasti saya akan pakai Microsoft Access untuk desain databasenya. Perkara nanti akan di convert ke database apapun, pokoknya dalam tahap desain ini, kudu pakai Microsoft Access 2007 (tidak 2003). So, simple, ini visualisasi tabel2 yang tercipta:

db

Selanjutnya yang menjadi masalah adalah ini : saya harus bisa memanggil data biaya masing-masing rekening untuk tahun kapapun. Contoh, kapanpun, saya harus bisa memanggil data biaya untuk Rekening 11003 di tahun 2004,2003 dan tahun kapanpun.

Nah, bagaimana caranya?

Tentu, saya bisa melakukan sekedar operasi Basis Data SELECT dengan kriteria nomor rekening dan tahun tertentu. Tapi, tak terbayangkan kalau terus-menerus melakukan query ke basis data. Solusi yang paling terlihat, adalah menyimpan semua data biaya masing-masing rekening pada tiap tahun ke memori. Dengan struktur data yang memungkin pengaksesan secara langsung. Menggunakan Visual Basic.NET 2008.

Tanpa banyak penjelasan, ini kodenya:

image

 

Perhatikan saya menggunakan Array DaftarRekening yang tiap elemen array merupakan objek dari instan Kelas SortedList. Nah, kuncinya adalah SortedList. Kalau di Java yang idem adalah HashMap. Dengan SortedList kita bisa mengakses tiap elemen pada sorted list dengan KEY-nya, yang berupa nomor rekening. Tentu, tidak boleh ada item yang memiliki KEY yang sama. Jadi, data biaya tiap tahun disimpan pada array elemen ke - n, dengan tiap elemen array itu sendiri bisa diakses dengan pengaksesan langsung menggunakan KEY-nya.

Saya simpulkan, berikut adalah kode untuk menambah elemen ke sorted list :

DaftarRekening(i - TahunAwal).Add(dr.GetString(0), dr.GetDouble(1))

Dan ini untuk mengakses elemennya :

MessageBox.Show(DaftarRekening(2007 - TahunAwal).Item("1"))

Perhatikan bahwa kode penambahan adalah dengan ADD, dimana argumen pertama merupakan KEY dari item, dan argumen kedua merupakan OBJECT yang akan ditambahkan. OBJECT apapun bisa. Sekedar variabel primitif spt Integer, Float bisa. Atau yang kompleks Object dari sebuah kelas juga bisa. Ringan sekali mengimplementasikan ini di VB.NET

Kemudian, perhatikan bahwa kode pengaksesan adalah dengan menggunakan KEY-nya.

Terakhir, perhatikan bahwa indeks array memegang peranan penting. Kasus di sini adalah data dari tahun 2003 .. 2007. So, 2003 adalah indeks ke 0, 2004 adalah indeks ke 1, dst. Sehingga, tentu untuk mendapatkan indeks pertama, kita kurangkan dengan angka tahun awal tersebut : 2003.

Mudah kan?

Semoga bermanfaat dan memberi inspirasi!

NB:

  • Baru kemarin ini saya mulai (tp sudah ada 3 tabel tercipta sebelumnya) u bimbingan thesis ini, sy perkirakan (smoga) 3 hari lagi (dengan tiap hari pertemuan @4jam) semua kalkulasi selesai. Lebih bagus (tentu) dengan visualisasi Report yang berupa Grafik.
  • Untuk urusan input, saya pending dulu, cukup entri di Access 2007, dan langsung implementasikan proses SPK/DSS. Kalau semua Oke, baru input dikembangkan.
  • Senang sekali.
  • Alhamdulillah

Read Users' Comments (0)

Catatan Kegagalan Sepanjang 1999 - 2008

Damn, I failed again...


Saya prnah bilang akan nulis tentang kegagalan saya di artikel yg udah agak lama, cuman belum kesempatan. Nah, sekarang sepertinya momentumnya pas. Ini adalah daftar kegagalan saya :
  1. Gagal menyelesaikan Proyek Pertama Akuntansi dan Stok, yang berakibat saya ambil cuti satu semester u/ berusaha selesaikan... tp tetep ga bs selesai, akhrnya sy buat surat resmi u/ menyatakan kegagalan saya ke perusahaan tersebut. Hm, dinasehati dengan baik...
    ... Naga-naganya, saya malah jadi lulus muluuuuur sampai 10 tahun :))
  2. Bantuan Skripsi yang Pertama : deteksi finger print dengan Java
    ... padahal udah dipinjemin Laptop, satu bulan, ga ada progress babar pisan. Ini saya masih tinggal di Masjid, mungkin ya jelas ya. Ga bs bgt koding di dalam masjid :))
    Sekarang mah, dah selesaikan 2 kasus FingerPrint (masih pakai VB tapi, bukan Java. )
  3. Bantuan Skripsi Fuzzy berbasis Web : kalau sya pikir2, ini karena jadwal saya padat bgt, dan ada 2 bantuan program u/ thesis yang kompleks bgt, sehingga energi tercurah ke sini. Walhasil, DP 500.000 saya kembalikan. Huuf... smoga tidak terjadi sperti ini lagi.
  4. Bantuan Skripsi Flash : nah, ini miss comm di awal. Sptnya sudah saya bilang kalau u. Flash, sy ga jago2 amat. Well, di DP 500.000, tp sebulan kemudian kita ketemuan, ternyata kasusnya kompleks. Sip deh, akhirnya sama2 paham, dan Dp saya kembalikan dengan baik
  5. Proyek Komersial Purworejo Sms Gateway : ni secara teknis mudah banget (sya sudah pengalaman 14 kali kasus Sms Gateway), tp kendala utama adalah (klise) jadwal yang padat, internal company problem dan juga jarak yang jauh. (tipe progrram yg butuh supervisi ketat, tidak bisa asal email) Sudah saya sharing di topik Menolak Pekerjaan. Itulah yang harusnya saya lakukan dari awal.
  6. Bantuan Thesis Fuzzy : Dp 1 jt, sy kembalikan 1jt, tp diikhlasin 100rb u/ Al-Fath :)) Jadwal padat.
  7. Ada satu kasus Bimbingan Skripsi J2ME yg nyaris gagal, tp bs selesai dengan baik. Yg sy kenang, sampai di telpon Ortu dengan lemah lembut, dan dimaki-maki anaknya dengan emosional (hahaha). Tp akhirnya semua menjadi kenangan yang indah ^_^. Adiknya jg sudah kerja sbg Programmer di Perusahaan di Jakarta. Wah, salut. Btw, kasus ini murni bug di Netbeans 6.0 : J2ME ga bs nambah form lagi, koding ga bs ditambah meski di visual designer ditambah. Parah bgt kan? Smpai puyeng rasanya. Akhirnya back coding lagi di Netbeans 5.5. Bayangin tuh, 2 hari penuh sy koding balik di Netbeans 5.5
  8. .... masih ada beberapa order yg terlambat dari waktu yang saya janjikan, tapi tetep selesai dengan baik
Dari semua kegagalan itu, maka yang paling penting bagi saya adalah solusi akhir. Entah mengembalikan DP atau mengarahkan ke tempat lain. Memang tidak enak yang namanya kegagalan : pahit rasanya bagi kedua pihak (tp yang terasa mungkin bg klien ya). Tapi, ... hm, smg ada pengganti takdir yang baik di masa depan. At least, (atau at most?) di akhirat :)

Semoga bermanfaat dan memberi inspirasi
NB:
  • Jadwal yang baik, itu yg saya butuhkan
  • Juga, kekuatan motivasi yang tak bisa dihentikan
  • Hm... dhuha 6 raka'at tiap hari dan yaasin di awal pagi, spertinya kudu dihidupkan
  • Situs yang bagus : Berani Gagal

Read Users' Comments (0)

Lulus Test Agama (Tinggal Lulus Psikotest)

Yang ini agak berbeda sifatnya : harus lulus tahap ini, untuk maju ke tahap berikutnya, yang tinggal Psikotest. Nah, setelah psikotest, nanti ada serangkaian test kompetisi yang diakhiri (seingat saya) dengan Group Discussion, Micro Teaching dan Wawancara.

Saya catat ini bagi yang (mungkin) tahun depan akan ambil test calon dosen tetap UII juga, yaitu:

  1. Bisa Baca Al-Qur'an dengan baik.
    Itu test awal. Disuruh membuka Al-Qur'an dan mencari Surat dan Ayat yang disuruh dibaca. Saya kedapatan Surat Al-Maidah Ayat 6. Bagus.

  2. Bisa menebak-nebak lah arti dari ayat Qur'an yang dibaca.
    Tentu tidak mengharapkan kita (Programmer maxutnya) untuk fasih berbahasa Arab, hanya sekedar bisa tidak kira-kira mengetahui artinya. Hehe, untuk kasus saya, saya kira ayat yang saya baca adalah tentang perintah berbalik arah kiblat dari Palestina ke Mekkah (karena ada ayat Ka'bain, saya kira Dua Ka'bah --ngawur bgtz-- ternyata Dua Mata Kaki), benar tentang perintah Sholat, tapi perintah untuk bersuci dan melihat dua mata kaki (atau membasuh dua mata kaki? Cek deh) ^_^

  3. Hafal Surat-Surat Pendek
    Yang ini saya enggak sadar, kalau Surat Pertama yang dulu saya Hafal di awal saya mulai mengenal Islam (1999), adalah surat yang akan ditest hafalannya di sesi ujian ini. Wah, senangnya. Surat Al-A'laa (Sabbihisma Rabbikal A'laa). Juga ditanya arti ayat terakhir. Menurut saya ini surat yang paling panjang dari daftar yang ditanya. Kalau tidak hafal ini, surat yang di test adalah Surat At-Tiin (tahu dari ibu di sebelah saya yang udah berulang kali mengikuti Ujian Dosen ini. hihi. Smg ibu ini lulus)

  4. Tentang Thaharah, Najiz dan Hadats
    Saya agak lupa ini. Meski solusi hadatsnya benar. Ditanya, buang air besar hadats besar/kecil. Karena (hehe) saya pikir kan tu perkara besar banget, maka saya bilang aja hadats besar. Tapi cukup dengan wudhu. Kalau habis berhubungan dengan Istri, atau keluar mani, atau baru masuk Islam, baru kudu Mandi Janabat. Ternyata enggak deh. Tu tetep hadats kecil, jadi ga perlu mandi. Saya agak siasat dikit, jelasin panjang lebar tentang Mandi Janabats (gitu deh, tutupi kelemahan dengan tampilkan kelebihan yang lain) ^_^

  5. Do'a sholat sunnah hafalkan ya (tentu tidak dalam konteks ujian dosen, tapi ya tentunya dalam konteks pengamalan sehari-hari)
    Saya ditanya tentang Jumlah takbir dalam Sholat Jenazah. Yeah, ini sholat yang saya sukai (bukan kenapa-kenapa, tapi pahalanya besar. 2 Qirath kalau bisa ikuti penyolatan dan pemakaman, 2 qirath adalah lebih besar dari Gunung Uhud --padahal saya ndak begitu tahu sebesar apa Gunung Uhud ^_^). Juga bacaan setelah masing-masing takbir itu. Saya cuma lupa yang setelah takbir terakhir. Wah, ini berulang kali dihafal kok ya lupa terus.
  6. Kejadian Kontekstual
    Saya ditanya tentang:
  • Tentang Fatwa MUI : saya bilang kudunya tu wajib diikuti, tapi karena negara kita bukan Negara Islam, alias Negara Pancasila, tiap2 kita terpaksa tidak wajib mengikuti. Pemerintah harus punya kekuatan di balik MUI agar bisa terlaksana. Tapi, jelas tidak akan bisa, kecuali sampai ada campur tangan kekuatan untuk MUI. Begitulah...
  • Syech Puji : saya dukung. hihi. Lah, mau gimana lagi, kenyatannya gitu? Intinya saya bilang, itu tetap bentuk meneladani Rasulullah (pendapat pribadi saya ya), dan tentunya tidak bisa meneladani seluruh aspek Rasulullah, hanya beberapa aspek saja. Dan Syech Puji hanya bisa yang itu, ya gapapa. Saya kalau di TV lihat Syech Puji berjalan dengan istrinya, saya teringat Rasulullah dan 'Aisyah. Nah, itu, membahagiakan sekali.... :)
  • Aturan Negara menikah tidak boleh dibawah umur dan Syech Puji : akhirnya saya mencair, dan jawab, "yah, sebaiknya Syech Puji tunggu 3 tahun lagi deh, nanti malah jadi berita nasional. Juga bukan masalah hidup mati."
  • Ahmadiyah : jelas sesat, karena menyatakan ada Nabi setelah Nabi Muhammad SAW.
Begitulah. Adapun lengkapnya calon dosen Informatika yang lulus adalah:
  1. Ari Sujarwo, S.Kom.
  2. Arman Ahmad Khoirudin, S.Kom.
  3. Eko Suprapto Wibowo, S.Kom.
  4. Ridho Rahmadi, S.Kom.
Berarti tidak lulus tiga orang. Smoga tidak melemahkan semangat semuanya!!!
Oke, maju ke fase berikutnya, Psikotest : apakah saya punya gejala2 Psikopat dsb :))

Semoga bermanfaat, dan memberi inspirasi
NB:
  • Itu juga saya tidak ada persiapan apa-apa. Malamnya ajak Tabib Bekam ke Bantul untuk bekam Ibu, sampai jogja lagi jam setengah 12 malam, langsung ke Markaz Ittihaad.
  • Tapi besoknya dhuha dulu empat raka'at dan tentunya hajat seharian itu dipenuhi
  • Alhamdulillah

Read Users' Comments (2)

America : Country of Destination

The Flag.. Hm..


Ah, sifat manusia memang terburu-buru. Belum juga apa-apa, saya sudah memimpikan jalan-jalan di trotoar salah satu kota Negara Bagian Amerika Serikat. :)

Sifat ini memang sifat turunan dari Nabi Adam. Pertama Nabi Adam tercipta, dan ruhnya sudah memasuki sebagian tubuhnya, namun belum turun sampai ke kaki, maka Nabi Adam sudah mampu melihat, dan langsung buru-buru bersujud di hadapan Allah. Akibatnya? Ya terjatuh dunk! Lha wong ruhnya belum sampai kaki :)). Jadi mau bagaimana lagi? ^_^

Amerika menurut saya adalah negara yang menjadi Pusat Peradaban. Dulu, di jaman Keemasan Islam (maksudnya, Islam menjadi pusat perubahan dunia) mungkin Kota Bahgdad, Irak. Tapi sekarang, maaf saja, bukan Islam. Tapi Amerika :)

So, menarik sekali kalau bisa menginjakkan kaki di Amerika, dan .... Hm... ^_^

Semoga bermanfaat!
NB:
  • Bukan ambisi, tapi gelora
  • Dan tidak ada istilah kegagalan untuk hal tersebut...

Read Users' Comments (2)

Pemenuhan Prasyarat Ke-3

 

Baru yg pertama, ini pengumumannya :

uii3

Kalau dipilih berdasarkan kematangan usia, saya deh yang lulus :))

Yeah, ini berhubungan dengan posting tentang kemungkinan saya S2 ke LN pokoknya. So, prasyarat 3 yang harus dipenuhi tersebut saya breakdown menjadi step berikut ini:

Kudu Diterima Dulu Sebagai Dosen UII

  1. Lulus Seleksi Administrasi Dosen UII (OK. Sudah).
  2. Lulus Test Agama (Tanggal 10 Maret)
  3. Lulus Psikotest (Tanggal 12 Maret)
  4. Lulus Test Kompetensi masing-masing Prodi (Tanggal 13 - 19 Maret).

Setelah tahap ini, maka saya harus segera melanjutkan S2, dan harus wisuda pada Tahun 2011 agar dapat diangkat sebagai dosen Tetap UII. Maka langkah yang harus saya tempuh adalah sebagai berikut:

Mendapat Dana Dikti untuk Beasiswa LN periode 2009

  1. Melengkapi berkas persyaratan sebelum Tanggal 29 April 2009
  2. Lulus seleksi Dikti yang direncanakan Bulan Mei 2009

Berikut ini (diambil dari tampilan Lynx) :

uii6

Antara setelah lulus sebagai Dosen dan mendapat dana dari Dikti, saya harus memiliki Letter of Acceptance (LoA) ke Universitas Tujuan. Btw, dalam hal ini mungkin bukan Univ Katz di Pittsburgh tempat Pak Saaty. Well, nanti saja itu. Pasti yang terbaik yang disediakan Allah. Doakan ya.

Semoga bermanfaat!

NB:

  • Berita kelulusan ini jg merampungkan banyak masalah lainnya
  • Terimakasih khusus untuk Pak Pekik Nurwantoro selaku Wakadek Bagian Akademik FMIPA UGM atas info ttg Letter of Acceptancenya ^_^
  • Tapi, masih belum tahu juga bagaimana cara mengurus LoA tersebut.
  • Anyway, semua indah, apapun akhirnya :)
  • Alhamdulillah

Read Users' Comments (2)