[Updated] : Quick Install Ogre3D di Ubuntu

Berawal dari posting pertama disini, saya akan memaparkan dengan singkat dan lengkap, langkah u/ instalasi Ogre 3D di Ubuntu Gutsy (setidak2nya Gutsy sudah menyediakan paket libfreeimage, jadi Anda tidak perlu download dari sourcenya). Selamat mengikuti !!!

Download beberapa paket yg belum ada di Gutsy : OIS dan Cg Toolkit.

Dan lanjutkan dengan :

Instalasi OIS

Install dulu dependency :

sudo apt-get install autoconf automake1.9 libtool libxaw6-dev build-essential


membutuhkan 63.3 MB

Kemudian mulai build

make clean # bersihkan folder objek hasil kompilasi sebelumnya
./bootstrap
./configure --disable-ogre # karena ogre yg akan memanggil ois
make
sudo make install

Instalasi Cg Toolkiet

extract Cg_toolkit, dan kopi ke /usr semuanya :
cd Cg
sudo cp usr/* /usr -R

Instalasi Ogre

Install dulu dependency :
sudo apt-get install libzzip-dev libxxf86vm-dev \
libxrandr-dev libxrandr-dev libfreeimage-dev \
libcegui-mk2-dev libfreetype6-dev libdevil-dev \
libgtk2.0-dev libcppunit-dev libglut3-dev

jalankan terlebih dahulu :
aclocal

Kemudian mulai build :
./bootstrap
./configure

(disini saya masih belum bs menghidupkan library DevIL dan thread. Mungkin ada yg bisa membantu? Sepertinya Doube Precision dan STLPort juga)


make
sudo make install


Ok. Sudah semua.
Semoga bermanfaat!

Read Users' Comments (0)

Perkembangan Pembimbingan Skripsi Mawaris yang Membahagiakan

Alhamdulillah.

Perkembangannya cukup membahagiakan.

Dari post pertama disini, ternyata ada teman Mahasiswa di Jakarta yg tertarik, Mas Musthafa Zahir. Nah, beliau meminta saya menerjemahkan IRTH ke bahasa Indonesia. Senangnya Mas Musthafa dengan hasil kerja saya, Alhamdulillah. Nah, kemudian ada perkembangan yang lebih menarik.

Saat mengirimkan hasil kerja saya ke Dr. Ayman, Sang Programmer IRTH, saya tidak menyangkan efeknya akan seperti ini :


Yaitu, Anda dapat melihat nama kami pada Sejarah Revisi di tahun 2007.

Akhir kata, silahkan pergunakan Program IRTH ini untuk mempersiapkan Kematian Anda. ^_^

Suatu saat kita harus pulang bukan?

Read Users' Comments (2)

Tips Ubuntu : Bagaimana Mengubah Urutan Booting Agar Kembali ke Windows

Saat ini saya sedang berada di rumah Aji Pamungkas.

Dan ada teman Mas Aji yang menelpon untuk diberitahu bagaimana mengubah urutan prioritas booting Ubuntunya, agar Windows menjadi sistem operasi yang diprioritaskan.

Ini jawabannya.

Ubuntu menggunakan aplikasi yang disebut dengan Grub sebagai boot loader (program kecil yang menentukan sistem operasi apa yang akan di pakai untuk menghidupkan komputer, tentu bermanfaat jika Anda menggunakan multiple operating system). File Ubuntu yang menentukan konfigurasi prioritas booting ini berada pada file /boot/grub/menu.lst

Edit isinya dengan perintah (pada Terminal ya, karena Anda butuh akses sebagai super user dengan sudo) :

cd /boot/grub
sudo gedit menu.lst

Lihat baris yang bertuliskan :

default 0

Nah, ubah 0 ke angka yang menunjukkan sistem operasi yang Anda inginkan dijadikan prioritas booting. Untuk mengetahuinya, lihat di bagian-bagian akhir file tersebut, dan perhatikan bagian yang bertuliskan

## ## End Default Option ##

Nah, entry setelah itu adalah daftar sistem operasi yang dikenali oleh Grub. Penomorannya dimulai dari 0 ya.

Ah ya, sebagai contoh, ini bagian file menu.lst yang saya maksudkan :

## ## End Default Options ##

title Ubuntu 7.10, kernel 2.6.22-14-rt
root (hd0,6)
kernel /boot/vmlinuz-2.6.22-14-rt root=UUID=34f62da4-5587-43f6-99f3-45c92112743a ro quiet splash
initrd /boot/initrd.img-2.6.22-14-rt
quiet

title Ubuntu 7.10, kernel 2.6.22-14-rt (recovery mode)
root (hd0,6)
kernel /boot/vmlinuz-2.6.22-14-rt root=UUID=34f62da4-5587-43f6-99f3-45c92112743a ro single
initrd /boot/initrd.img-2.6.22-14-rt

title Ubuntu 7.10, memtest86+
root (hd0,6)
kernel /boot/memtest86+.bin
quiet

### END DEBIAN AUTOMAGIC KERNELS LIST


Jadi, untuk mengubah prioritas ke memory test, maka Anda harus merubah nilai default ke 2.

Mudah bukan?

Selanjutnya update grub dengan menjalankan (pada Terminal) :

sudo update-grub


Ok. Semoga berhasil ya!

NB : Mungkin Anda juga ingin mengganti nilai timeout ke angka yang lebih sesuai untuk sistem Anda. Sebagai contoh, karena saya hanya menggunakan Ubuntu, maka nilai timeout saya berikan 0 agar tidak ada waktu yang terbuang untuk masuk ke Ubuntu ^_^

Read Users' Comments (0)

Tips Ubuntu : Menggunakan ZIM Desktop Wiki

Saya senang sekali kalau bisa membuat orang lain menggunakan software bermanfaat yang saya senangi ^_^


Nama software ini ZIM, berikut screen shotnya :


Kalau Anda mengerti apa yang dimaksud Wiki, maka Anda pasti senang dengan tambahan kata Desktop. Umumnya wiki dibuat sebagai aplikasi Web. Nah, wiki yang ini di tulis dengan Phyton + GTK sehingga dapat berjalan di desktop.

Wiki adalah singkatan dari Wiki Wiki. Istilah ini berasal dari Hawai, yang berarti cepat cepat. Silahkan baca pada link wikipedia yang saya sertakan, yang paling penting adalah Wiki merupakan bagian dari Web 2.0 yang sangat revolusioner.

Dengan ZIM, Anda mungkin tidak butuh file-file teks bertebaran kalau untuk mencatat berbagai data penting. Cukup dengan satu aplikasi desktop ini saja. Fitur yang menarik adalah (sudah lumrah di Wiki) :
  • Pembuatan Hyperlink item otomatis untuk Camel Case words
  • Pelacakan backtrack
  • Berbagai fitur pemercepat pengetikan seperti auto numbering
  • Mekanisme plugin yang memungkinkan software ini ditambahkan fasilitasnya
Sebenarnya saya ingin sekali ada plugin Export to PDF (atau odt). Wah, semoga ada yang bisa berkontribusi untuk ini.

Dan semoga itu saya ^_^

(Emailnya authornya di pardus@cpan.org)

Semoga bermanfaat!!!

Read Users' Comments (0)

Hi Level Architecture untuk Aplikasi SMS Gateway

Ini hal yang sederhana saja.

Sewaktu ditanya Mas Taufik apakah kita menggunakan DFD atau Use Case, maka saya jawab Saya tidak pernah menggunakan itu. Mungkin bukan jawaban yang bijaksana, tapi itulah kenyatannya. Ah ya, sewaktu saya bekerja kurang lebih 11 bulan di PT. Gamatechno Indonesia, saya dapati memang penggunaan Use Case kental sekali. Silahkan dipelajari jika ingin bekerjsama di suatu perusahaan IT.

Tapi yang saya gunakan, adalah sekedar free form high level architecture diagram.
Mungkin ini istilah yang rumit, tapi gampangnya : Silahkan gambar dengan diagram persepsi Anda tentang aplikasi / sistem yang akan dibangun. Dan memang tidak ada aturannya. Bebas, sebebas-bebasnya. Pahami komponen-komponen dalam sistem Anda, gambarkan hubungan antar komponen dan jelaskan dengan sedikit teks yang informatif.

Sebagai contohnya, berikut saya perlihatkan hasil perancangan diagram bebas tersebut, yang kami rancang bersama-sama saat sesi pertama pertemuan dengan Mas Taufik di rumah saya :



High Level Architecture Diagram

Diagram tersebut ditulis dengan menggunakan Inkscape. Dan saya memang puas sekali dengan Inkscape ini. Salah satu program Open Source yang sangat berkualitas dalam hal usabilitynya.

Coba amati diagram tersebut.
Tampak bahwa komponen utama dalam suatu diagram bebas adalah blok dan interkoneksi antara blok. Selain itu juga kontainmentnya. Maksudnya, Anda harus bisa meletakkan suatu blok sistem di antara blok lainnya dengan sesuai menggambarkan cara kerja dan berfungsinya sistem.

Akhir kata, diagram bebas ini dipergunakan di dalam salah satu praktek Extreme Programming, XP. Singkat saja saya jelaskan bahwa, XP tidak mempergunakan use case atau dfd atau UML. Kalaupun UML digunakan, pasti hanya sedikit. Dan dalam batas yang minimun sekali.

Smoga bermanfaat!!!

Read Users' Comments (0)

Bimbingan Skripsi : SMS Gateway dengan Java

Yah, bisnis ini memang berkembang secara sangat personal.
Saya baca dari buku yg berjudul "Siapa bilang jadi Guru hidupnya susah?", bahwa bisnis jasa adalah bisnis kepuasan hati. Jadi, asalkan hati satu klien puas, pasti usaha ini berkembang baik.

Dan begitulah.

Dari Jaya, temannya bernama Taufik, ingin mengerjakan skripsi dengan Java bertema SMS Gateway. Kalau Jaya berteman mengirimankan SMS terjadwal dari Windows Mobile 2003, maka Taufik temanya lebih luas, yaitu menerima SMS dari luar (via SMS Gateway).


Logo Java yang bagus. Kombinasi antara infrastruktur telekomunikasi dan java.
Dari hasil search Google Image di sini.


Saya pernah membimbing seorang siswa privat (saat itu masih di BiTS, Jakal Km 5,3, depan masjid Al-Ittihaad) yg mengerjakan skripsi serupa. Sederhana masalahnya saat itu, ia hanya ingin aplikasi yg sudah ada dijelaskan cara kerjanya. Nah, kasus yang dihadapi Taufik lebih luas, karena ia ingin mengembangkan aplikasi baru, dengan saya sebagai pembimbingnya.

Oh ya, membimbing seseorang untuk suatu kasus aplikasi, berbeda dengan membimbing untuk mempelajari bahasa pemrogramannya. Jadi, cara pengajaran Privat PHP akan berbeda dengan cara pengajaran kepada Jaya dan Taufik yang mempelajari suatu bahasa untuk menyelesaikan suatu aplikasi tertentu. Yang jelas, keduanya memiliki tantangan yang berbeda dan kesenangan yang tersendiri

Anyway, saya optimisi usaha ini akan berkembang.
Hanya saja, saya ingin menjadikan ini besar tidak cuma bagi saya.
Tapi untuk mewujudkan itu saya belum bisa melihat langkah ke depannya juga sih...
Semoga saja ada jalan untuk mewujudkan ini.

At least, saya bisa membuat daftar mahasiswa yang ingin menjadi Privater (istilah saya untuk seseorang yang mengajarkan secara privat sesuatu kepada orang lain), dan menawarkan kepada mereka jika waktu saya terlalu mepet u/ memberikan privat kepada orang lain

Akhir kata, selalu, semoga bermanfaat!!!

Read Users' Comments (0)

Mendampingi Siswa Mengembangkan Aplikasi Windows Mobile 2003

Ini salah satu aktivitas stress-free seorang konsultan IT mandiri seperti saya ini. Dari teman Ridho, Jaya sedang mengembangkan aplikasi untuk Windows Mobile 2003. Berbekal sedikit pengetahuan tentang Visual Basic, yah tentu mudah membantu Dik Jaya menyelesaikan program ini.



Hasil akhir programnya adalah program pengirim SMS terjadwal. Sepertinya tidak akan ada kesulitan, selama fitur pengiriman SMS secara programatik dari Visual Basic.NET merupakan fitur standar yang mudah dipergunakan dan bukan fitur hacking yang tak terdokumentasi. Mudah, insya Allah.

Akhir kata, ini salah satu usaha mandiri yang menyenangkan.
Silahkan, kalau ada yang berniat mencoba.
Anda hanya butuh sedikit keberanian.
^_^

Insya Allah

Read Users' Comments (0)

Menginstall Ogre 3D pada Ubuntu Feisty

Alhamdulillah.
Sebenarnya di Ubuntu Repository sudah ada Ogre3D, namun hanya terbatas pada library (pada /usr/lib/OGRE) dan development headernya (pada folder /usr/include/OGRE). Mereka disimpan pada package libogre6 dan libogre-dev. Dan juga, yang berguna, adalah dokumentasi ogre yang disimpan pada package ogre-doc

Tapi, Ubuntu tidak menyertakan Samples yang memudahkan Anda untuk mempelajari, dan terkesan, pada Ogre. Namun, menginstall Ogre dari Source pun tidak mudah. Ada beberapa hal yang perlu dicermati :
  1. Ada library yg harus Anda download, yaitu Freeimage, OIS, dan Cg_toolkit. Anda harus mendownload sourcesnya, dan melakukan kompilasi. Siap-siap ya dengan membaca file2 spt README, INSTALL dan sebagainya. Bagi Anda yang pemula, Anda hanya tinggal menjalankan ./configure, make dan make install. Itu aja kok, mudah. Tapi untuk jelasnya silahkan baca masing-masing petunjuk instalasi. Oh ya, kalau saat instalasi OIS, Anda disuruh menginstall beberapa paket yang dibutuhkan, install saja. Misalnya nanti Anda akan disuruh menginstall Automake dan sebagainya. Bisa kan menginstall mereka dengan sudo apt-get install ? Pastikan dulu nama packagenya dengan mencari dengan apt-search ya.
  2. Ah ya Silahkan download source ogre di halaman ini.
Oh ya, saya bisa menyelesaikan instalasi sourcenya, karena membaca dua artikel berikut : ini dan ini.

Bacalah, dan gunakan sebagai pedoman instalasi, saya yakin Anda akan berhasil, insya Allah.

Sebentar, coba saya buatkan screenshot demo Ogre yang saya sukai.
Ah, bisa. Anda tinggal menekan tombol PrintScreen saja kok.
Disini :


Itu adalah dari Water Samples.

Ah ya, ada yang pentiiiiing banget. Untuk menjalankan semua Demo ini, Anda harus berada di folder Samples/Common/bin dan menjalankan semua file binary hasil perintah make dari situ. Contoh untuk menjalankan demo Water ini, perintahnya adalah ../../Water/src/Water, tentu dari direktori /Samples/Common/bin.

Ah ya sudah.

Semoga Anda bisa menggunakan informasi pada blog ini untuk memulai proyek Game 3D Anda yang pertama.

Sebenarnya saya ingin menambahkan entry blog ini dengan suatu proyek open source dengan Ogre yang akan saya usulkan sebagai code base proyek 3D yang sudah mulai berjalan (meski dalam taraf persiapan). Tapi, nantilah ya, kalau sudah fix apa yang akan kami kerjakan dan apa tool-tool yang akan digunakan.

Semoga apa yang saya sharing disini bisa bermanfaat!!!!
Barokallahu....

Read Users' Comments (0)

Memahami Peta Jalan Menguasai Pemrograman bagi Pemula

Ini sih, sebenarnya tidak perlu peta juga tidak apa-apa.
Hanya saja, dengan sebuah peta, Anda dapat mengukur ketepatan lokasi dan arah tujuan Anda.

Dalam pemrograman, menurut hemat saya yang terbatas ini, jika Anda sudah bisa menguasai hal-hal mendasar ini, maka silahkan mencoba mengambil proyek komersial, dan membangun keahlian pemrograman Anda darinya. Mereka adalah :

  1. Bisa memahami permasalahan dengan menggunakan Flow Chart. Untuk pemula, ini wajib. Jika sudah terbiasa, Anda tak akan membutuhkannya. Gunakan diawal-awal mempelajari bahasa pemrograman yang baru.
  2. Memahami tipe data dan variabel
  3. Mengerti apa itu sekuensial flow
  4. Memahami dengan jelas branching dan loop
Nah, setelah menguasai empat itu saja, silahkan mengambil proyek komersial dari teman kuliah (disarankan, karena tidak ruang lingkupnya tak sebesar proyek komersial dari dunia bisnis. Karena, proyek bisnis bakal menyangkut data klien yang itu berarti tanggung jawab yang sangat besar. Saya punya pengalaman pahit disini, nanti lah saya akan share agar Anda bisa mengambil pelajaran darinya).

Kuasai pustaka-pustaka pemrograman per kasus saja. Jadi, misalnya diminta membuat game online dengan Java, maka test saja bagaimana membuka socket nertwork, animasi di Java dan hal-hal yang dibutuhkan saja. Nanti insya Allah Anda akan menguasai suatu bahasa pemrograman dengan efektif.

Semoga dicoba dan bermanfaat.

Jangan ragu-ragu menghubungi saya jika Anda membutuhkan bantuan


Eko SW

NB : oh ya, ide menulis tips ini saya dapatkan setelah mengajar privat PHP Fundamental ke Mas Aman Fitrullah. Nah, saat itu baru saja kami selesai membahas topik Looping dengan While, dan membuat tabel secara dinamis. Maka saya langsung loncat ke penggunaan MySQL. Jadi, dengan data dari MySQL saya bimbing Mas Aman untuk menampilkannya di Tabel. Karena keempat skill fundamental itu sudah dikuasainya, maka langsung ke topik-topik situasional, seperti mengolah database, sudah akan bisa dikuasai dengan baik.

Baiklah, semoga bermanfaat!!!

Read Users' Comments (1)komentar

Decision Support System : Kenangan di Lingkungan Microsoft Visual Basic & Ristek

Ironis sebenarnya.

Awalnya saya agak memandang sebelah mata pada lingkungan Microsoft Visual Basic. Tapi di tahun 2003, karena ada tawaran aplikasi Basis Data (tepatnya Decision Support System, DSS), dan saya belum pernah menggunakan aplikasi RAD saat itu, maka saya memilih yang paling mudah digunakan : Microsoft Visual Basic 6.0. Dan memang benar itu mudah sekali. Aplikasi yg menawan klien bisa dibuat dengan cepat.

Tapi, aplikasi VB 6.0 adalah aplikasi yang tidak menggunakan OOP secara murni. Anda tahu kan OOP? Ia adalah cara pandang (paradigma) program yang memungkinkan program di-extend sampai batas waktu yang lama dan tetap kuat memenuhi berbagai request klien yang baru. Anda tahu akibatnya? Aplikasi VB saya tidak bisa bertahan dalam waktu 6 bulan.

Akibatnya saya mencari solusi yang lain, dan jatuh pada Visual C++ 6.0!
Pilihan yang tepat. Setelah seminggu memulai belajar, dengan perasaan deg-degan karena harus selesai dalam seminggu itu, aplikasi ini dapat diselesaikan. Memang tidak --belum-- memiliki interface yg seramai VB dalam waktu pertama kali running, namun ia dibangun di atas fondasi OOP dan arsitektur aplikasi Windows yang kuat. Saat menunjukkan aplikasi itu, saya sudah bisa melihat akhir dari aplikasi ini sampai bertahun-tahun setelahnya. Maksudnya, apapun request klien setelah ini, aplikasi saya akan dapat bertahan, insya Allah.

Aplikasi ini termasuk yang terbesar --dalam hal ruang lingkup institusi-- yang saya kembangkan. Dikembangkan bersama-sama oleh Pusat Studi Pariwisata UGM, PT. Merpati Nusantara Airlines dan dinaungi oleh KMNRT (Ristek), akhirnya membuat saya punya banyak pengalaman bolak-balik ke jakarta. Yang paling diinget dalam hal yang paling saya cintai (sholat berjama'ah) ada dua, yaitu saya jadi pernah sholat di Masjid Istiqlal dan juga pernah sholat subuh di Kereta Api dengan serombongan Jama'ah bersorban yang akan khuruj ke Jakarta. Hm, indah sekali dua kenangan itu (diantara kenangan-kenangan lainnya).

Oh ya, akhirnya di tahun 2005 (kalau tidak salah), setelah CD Installer programnya saya tunjukkan ke seorang dosen saya di MIPA UGM, Bapak Anifuddin Aziz, Beliau terlihat senang sekali. Dan akhirnya saya ikhlaskan untuk dipergunakan dalam mata kuliah DSS-nya. Alhamdulillah, banyak manfaatnya.

Begitulah sedikit kenangan di lingkungan milik Microsoft ini. Dan, untuk membuat semakin senang, akhirnya saya tau bahwa hasil kerja saya ini di muat di Jurnal Internasional East Asia Transportation Research. Bukan karena saya sih tepatnya. Tapi karena saya bekerja dengan seorang Expert Transportasi, Bapak Danang Parikesit. Wah, senangnya.

Adapun sekarang, saya berusaha komit ke dunia Open Source, dengan segala filosofinya. Nah, jika ada tawaran aplikasi .NET, maka insya Allah saya akan pergunakan Mono.

Doakan usaha saya ini berkah bagi diri saya, istri, anak dan teman-teman yang bisa saya bantu.

Semoga bermanfaat!

NB :

  • Oh ya, Senin besok insya Allah ada adik kelas UII yang minta privat VB.NET. Wah, ini bakal seperti mengenang masa lalu, sembari sambang, silaturahim dan .... minum teh :p
  • Indahnya kemandirian

Read Users' Comments (2)

Memantapkan Kemandirian

Kemandirian adalah satu kata yang indah diucapkan.
Saya pernah bincang-bincang dgn Pak Prastowo, beliau adalah kepala PPTiK UGM, tentang masalah kemandirian, yg intinya saya katakan : Untuk mandiri, mahasiswa harus memutuskan hubungan dan harapan dengan semua perusahaan. Filosofinya, untuk mengajarkan seseorang berenang, jangan repot-repot mengajarkan teori berenang, lemparkan saja ke sungai. Secara naluri ia akan mengembangkan kemampuan berenang.

Hanya kalau keinginan bekerja di suatu perusahaan berhubungan dengan menambah skill, itu bolehlah. Karena, Anda akan mendapatkan banyak pelajaran berharga dengan bekerja bersama dalam satu tim. Ada hal-hal dalam kebersamaan yang tidak bisa digantikan oleh kesendirian.

Oya, kemandirian bukan berarti kesendirian. Ia adalah kemantapan untuk menentukan langkah, mewujudkan visi dan menggapai harapan; dalam suatu kerangka bekerja dan berpikir pribadi. Pilih aksi Anda. Itulah kata kuncinya!

Selamat berwirausaha!!!

Read Users' Comments (0)

Semoga Proyek Game 3Dnya Berjalan

Alhamdulillah lho ini.
Meski masih rembug2 awal, mungkin kami bisa memulai proyek Game 3D. Nah, nanti saja kalau sudah berjalan (insya Allah), saya ceritakan untuk siapa.

Yang jelas, Aji Pamungkas yang ahlinya, saat itu mendemokan 3D Game Studio. Bagus sekali lho. Ini sih, RAD. Padahal inginnya core. Dalam hal ini pilihan mungkin jatuh pada Ogre. Jadi begitulah.

Tapi kemudian saya lagi searching yang ini : CrystalSpace.
Sepertinya menarik, dengan contoh proyek yang ini : Featured Projects.

Tutorial awal ini seharusnya menyenangkan : Walktrough.

Kalau proyek berjalan, maka post pertama ini akan semakin bermanfaat.
Kalau tidak pun, maka informasi 3D engine ini semoga dapat bermanfaat pula.
Intinya, semoga ada yang bisa mengambil manfaatnya
:)


Jazaakallah

Read Users' Comments (2)