Tuesday, November 10, 2009

Mimpi Terbang....asyiiik


Kenapa saya tiba-tiba ingin share tentang Mimpi Terbang ya? ^^ Sering banget sih, juga ada lucu2nya, yaitu pas bangun, saya akan agak-agak kesel bin sebel alias senewen : "Tadi tu mudah banget terbangnya, ya tinggal lompat dan melayang aja. Mudah gitu aja.". Lah, pas bangun , wealah, kok ya nempel terus ke Bumi. Boro-boro mau melayang, lompat2 aja ga akan jauh2 deh.

Unik-unik mimpi terbang ini, diantaranya seperti ini:
  1. Saya sedang melayang aja di udara. Terus, di saat melayang itu, ya tinggal gerakan2 berenang aja caranya untuk maju. Hihi
  2. Ada orang-orang yang mengitari saya, dan mengajari cara terbang, "Jadi, dari posisi berdiri, kita tinggal mengangkat badan sekitar sejengkal dari tanah, terus melayang ke arah yang dikehendaki." Ya sudah, melayang aja. :)) Kok ya pas bangun ga bisa ngapa2in. =))
  3. Pernah juga, diajarin. Kalau mau terbang, kekuatannya di kaki. Jadi, berdiri, terus pusatkan tenaga ke kaki, dan ... terbang!!! .... kok jadi inget Iron Man ya? :))
  4. Yang paling berkesan, mungkin mimpi terbang dengan Jubah Coklat. Wah, realistis banget. Lokasinya di Jalan Utara Pojok Beteng yang mau ke Jalan Parang Tritis. Terbang dari utara ke selatan. Wuuuih, saat itu anginnya terasa di tangan. Juga suara Jubah berkibar-kibar terasa banget... Seneng deh.
  5. Kemarin yang terakhir, lagi-lagi mimpi terbang dengan cara sederhana banget : di bukit yang tinggi melandai, ya udah. Lompat aja dengan ringan... terus pas tubuh melayang ke bawah, arahin mau kemana. Nah, saya arahin ke batu besar di bawah. Sampai deh! :)) Lucunya, kan setelah itu saya sholat Subuh dan nunggu sampai matahari terbit. Nah, pas pulang tuh, angin sedang keras-kerasnya. Wah, saya membayangkan terbang ditiup angin. Haduuuh, senengnya....
  6. Berhubungan dengan hati. Kalau hati sedang ... merasa jauh dari Allah gitu, susah banget terbangnya. Ngoyo. Terbang sih terbang, tapi ... maksa banget. Kalau lagi merasa deket dengan Allah, wew, terbangya simpel. Ya terbang aja :p
  7. Juga butuh kekuatan hati. Kalau hati sedang merasa kuat, wuih, terbangnya bisa kenceng! Hihi. Kalau gak, wah, .... susah banget
Yang lucu, pas di mimpi, saya tahu, pas nanti bangun, saya pasti ga akan bisa terbang lagi. Nah, di mimpi itu saya berusaha kuat-kuat menghafal cara terbang. Hehe, ya cuma hafal aja (seperti yang saya sebutin di atas) tapi ga bisa ngapa2in juga. hihi.

Intinya satu sih. Seneeeeeeeeng... dan menunggu2 hari bener2 bs bebas melayang-layang (hm... kudunya sih itu, setelah Ruh lepas dari raganya). Asyiiiik....

Semoga bermanfaat! (... dalam hal apa ya manfaatnya??? :p )

NB :
  • Browsing2 tentang Mimpi terbang, ada yang bilang akan sukses, mendapat kedudukan, harta dan keberhasilan lainnya. Ga tau deh. Intinya kita kerja dengan lebih baik aja
  • Ada juga yang bilang akan mendapatkan kesaktian. Dan terbang itu adalah proses penyucian diri. Wew, ga komentar deh untuk yang ini ^^
  • Ada yang punya pengalaman yang sama???

Saturday, November 07, 2009

Memulai Yang Baru : AkuntansiQ – Program Akuntansi dengan Visual Basic.NET 2009 Professional

 

DOWNLOAD : Source Code Aplikasi AkuntansiQ dan Referensi Visual Basic® .NET Power Coding  (<== karena dah cape dan proses upload masih berjalan agak lama, langsung saya post saja ya artikel ini. Nanti kalau udah rampung uploadnya, saya edit lagi. Tq)

Kalau Anda mengikuti Blog ini, maka Anda akan bisa mengetahui, bahwa saya sering merancang hal-hal yang baru, namun kebanyakan ya masih sebatas rancangan saja (tidak sampai selesai). Hehe. Ya, ini salah satunya : membuat produk Akuntansi dengan VB.NET.

Awalnya sih, saya tidak terlalu yakin VB.NET mampu  (atau, tepatnya, apakah saya mampu? hehe) membuat aplikasi Database yang komplit. Namun, kemarin baru saja menyelesaikan bimbingan tugas akhir berupa aplikasi Basis Data : lengkap dengan form entry dalam kompleksitas Master-Detail, pemrosesan standar saja dan report dengan Microsoft Reporting. Wah, kok ya bisa cepat ya? Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan, .. eh, maksud saya, hal-hal yang sering dulu jatuh bangun saat nulis aplikasi basis data baik di VB 6 atau Java (tidak Delphi ya, saya justru tidak utak-atik Delphi), di VB.NET ini sudah banyak (sekali deh) yang sudah diotomasi. Misal, ya itu tadi. Masalah Master-Detail. Bisa seketika jadi aja, asal bisa buat Data Relation di DataSetnya, seperti ini :

image

Itu sih, setelah Data Source yang koneksi ke basis data ditambahkan, Anda buka file *.xsd yang terbentuk (cukup satu file *.xsd untuk satu aplikasi ya), dan seret saja Primary Key tabel Master (dalam hal ini field Kode pada tabel Penjualan) ke tabel Detail (dalam hal ini tabel Penjualan Detail). Maka VB.NET akan mengenali relasi tersebut dalam Data Source-nya, seperti tampak berikut ini :

image

Akibatnya? Asyik banget, yang utama adalah, membuat form input Penjualan seperti yang tampak pada gambar di bawah ini, tidak perlu ada koding sama sekali : drag and drop saja.

image

Untuk Struktur databasenya, saya paparkan di bawah ini, dan ini baru sampai tahap mampu mengakomodasi satu jenis Transaksi saja ya : yaitu Penjualan. Yang lain, gampanglah. Anda lihat saja nanti method UpdateGL pada file ModuleKhusus.vb (saya sertakan source-nya nanti)

image

Form penjualan itu, saat toolbar Save ditekan, akan otomatis membuatkan jurnal umumnya (General Ledger), seperti tampak berikut:

image

Dengan sudah bisanya form input aplikasi akuntansi membuatkan entry GL-nya secara otomatis, maka menurut hemat saya, dia sudah mampu menyelesaikan permasalahan transaksi yang lain-lain (misal pembelian, arus kas, dan .. apa lagi ya? banyak deh ^^. Tapi utamanya cuma itu : beli, jual dan transfer kas). Contoh, dari entry GL di atas, Anda sudah bisa melihat berapa nilai Kas yang ada, berapa Piutang yang belum terbayarkan (namanya jg piutang sih) dan berapa nilai Total Penjualan pada suatu bulan Akuntansi tertentu. Jadi, laporan Neraca, Buku Besar saja sih, sudah ready made dengan seketika ya.

Ok, silahkan download kode dan juga referensi yang saya sertakan (Visual Basic® .NET Power Coding – format CHM). Pelajari kodenya, dan kalau bingung, buka file CHM yang saya sertakan. Bukan berarti akan ga bingung sih, kalau Bahasa Inggris masih jadi kendala, ya…tambah bingung :p

Ayo belajar bahasa Inggris!!! <== kok ending artikelnya malah ini ya :))

Semoga bermanfaat!

NB:

  • Untuk hal ini, terimakasih saya ucapkan untuk adik **** yang sampai jam … 1 malam mbarengin saya buat aplikasinya. Kalau kita ga kerja bareng, ga akan rampung lho itu : soalnya kasusnya juga spesifik gitu.
  • Nah, dalam hal ini nih, saya senang dengan profesi saya : saya bisa banyak belajar, dan … semoga juga bisa banyak memberi pelajaran.

Saturday, October 31, 2009

Khuruj 3 Hari (Nishob) yang Pertama Setelah ... Setengah Tahun!!!

Jreeng. ^^... Saya dulu intens pakai Jubah dan Sorban loh.
Sekarang dah lebih nyante. Hihi
.

Hehe, sebenarnya, yang namanya Nishob (eeeh, artinya adalah batas sesuatu harus dikeluarkan kewajibannya --tertib aja, jangan dianggap wajib loh), adalah Tiga Hari setiap bulan. Meluangkan waktu 3 hari di masjid, untuk memperbaiki diri dan sama2 mengajak masyarakat sekitar masjid memperbaiki diri. Sederhana saja. Anda muslim sudah sholat berjama'ah? Ya sudah itu cukup, ajak yang lain sama2 sholat berjama'ah. Gampang? Hehe, sembarangan. Rumit tahu.

Pertama, yang namanya Dakwah, mengajak, itu abbbooottt tenan. Kaya ada benteng yang tebel banget antara kita dan teman yg belum sholat, yg mau kita ajak sholat di masjid. Nah, dengan adanya satu Jama'ah yang punya tertib secara berjama'ah mengajak orang-orang ke masjid, maka halangan tersebut lebih kecil rasanya. Malah mungkin tidak ada.

Nah, memang sih, semenjak rame2nya kasus penangkapan Teroris kemarin, jama'ah relatif lebih sulit masuk ke desa2 : dicurigai gitu. Secara penampilan, kita kan berjubah, bersurban dan berjenggot (hihi, yah, mau gimana lagi???) Ada kisah dari temen di Banguntapan, pas lagi iktikaf, di sergap DENSUS 88. Nah coba? Tapi lucunya, disitu pas yang lagi ikut khuruj juga ada anggota Brimob Pelopor (selatan giwangan, sebelah kiri). Jadinya ... lucu kan???? heuheuheu. Mau disergap, ternyata juga seangkatan. Akhirnya, saya agak lupa untuk yang ini, namun di tempat yang lain, pas didatangkan Polisi, eeeh, polisinya malah bilang gini (kurang lebih) : "Saya juga niat mau ikut khuruj, nanti setelah pensiun". Amiiin. Ini diceritakan oleh Jama'ah Batam, yang lagi keluar di Jogja.

Hm.. oya, Jama'ah Batam itu kan, dua malam jum'at yang lalu, pernah kasih bayan (nasihat agama) di Markaz Jogja Al-Ittihaad (Jakal KM 5,3 -- depan Wahana). Nah, pas saya denger, saya heran : "kok logatnya Bali banget ya? Masa dari Bali? Pakai sorban gitu..." (ga mikir kalao saya jg dari Bali dan pakai sorban, dulu sih, hehe. Tapi maksudnya yang ini orang Bali asli gitu. Saya kan cuman numpang dipan untuk pas Ibu saya ngelahirin aja. Aslinya tetep Purwokerto + Jogja. :p)

Dan ternyata dia memang Orang Bali asli. Dulunya Hindu (tabiiik ya... cerita saja ini)
Ceritanya, setelah Amrozi ngebomb (smg ga ada lagi ngebomb2-an gini), beliau malah mikir tentang Kebenaran. Dan, tiap orang punya jalan yang berbeda-beda tentang ini ya, namun cara yang beliau lakukan, adalah Semadhi, melakukan pembacaan Mantram Gayatri sebanyak 1080x setiap malam, dari Jam 1 malam sampai jam 3 malam. Saya lupa berapa lama dia melakukan ini, yang jelas, pada suatu malam, dalam keadaan terjaga, dia melihat pemandangan yang indah. Hijau, sungai dan pohon2nya, tenang. Nah, dia ingin masuk ke sana, tapi terjaga. Besoknya, kejadian berulang, namun yang dilihat adalah padang pasir yang tandus. Ditengah-tengahnya ada cahaya putih2, setelah didekati, ternyata sekumpulan orang duduk melingkar, dengan lutut yang berdempet-dempetan saking rapatnya duduk mereka. Beliau mendengar gumaman yang terdengar seperti Hom, hom hom. Begitulah. Dia mau masuk, namun tidak bisa-bisa. Kumpulan orang ini, berjubah dan bersurban terbalik dengan yang dipakainya (kalau di Bali, ikatan surban itu di depan. Namanya udeng).

Singkat cerita, akhirnya dia masuk Islam. Pergulatan beliau masuk Islam jelas tidak mudah. Beliau bilang, tiap hari berantem dengan adik kandungnya. Malah dia jadi lebih miskin dari yang sebelumnya (hehe). Karena tidak kuat, akhirnya dia keluar dari Bali, anaknya dititipkan ke Pondok Pesantren di Jawa Timur. Dia sendiri merantau ke Batam. Waaah, disini malah ketemu rombongan Jama'ah yang sedang khuruj, lengkap dengan sorban dan jubah putihnya. Nah, disini jawaban akan penglihatannya dulu ada. Ternyata, suara hom hom hom yang di dengar dulu itu, adalah suara dzikir ini : "Subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaaha illallah, allahu akbar", "Maha suci Allah, Puji Syukur untuk Allah, Tiada Tuhan Selain Allah. Allah Maha Besar". Dan beliau mantap ikut khuruj bersama Jama'ah semenjak saat itu.

Dan bersua dengan kami di Jogja. :)
Semoga bermanfaat!

NB:
  • Pergulatan kepada apa yang membuat Hati Terdalam tenang, bukan hal yang ringan.
  • Itu saja...

Sunday, October 25, 2009

Maxion : akibat MAXsa pakai minION

image Tiga Kasus Pengujian Yang Ditulis dengan JUnit di atas IntelliJ IDEA, Dan Akhirnya Menghasikan Maxion yang Cukup Bisa Dihandalkan (dan Menjanjikan)

Ok, saya share ya. Ini penting. Saya akan paparkan butir-butir pemikirannya, sampai dibangunnya Maxion ini. Smoga bisa bermanfaat bagi Anda (dan juga saya).

Coba cek dulu situs ini : https://minion.dev.java.net.

Itu adalah proyek Java (yang masih dalam status Incubator, jadi –benar kata Mas Pancara, tidak terjamin untuk kelangsungannya) yang kami perkirakan bisa dipergunakan untuk pengembangan sistem deteksi plagiarisme di UGM. Bagi yang asing dengan Plagiarisme, itu adalah … eeeh, kebiasaan kita. Hehe. Yaitu, kalau mau ngumpul tugas, asal kopi paste aja. Gitu lho. Ga boleh lho itu (uhuk uhuk, batuk). Apalagi kalau kasusnya adalah proposal penelitian, skripsi, thesis atau malah disertasi. Wah, kan itu berarti …. eeeh, … pokoknya kita mau minimalisir plagiarisme dengan sistem ini. Gitu deh ^^

So, di awal riset, … telah ada dua alternatif teknologi : pimiento dan minion. Dan, dua2nya tidak dijamin bisanya (gubraks ^^). Yang pertama, hasil karya doctoral milik seseorang, yang meski diberikan sourcenya, namun tentu tidak sebagus kalau kita kembangkan sendiri. Yang kedua, well, karena di hosting di dev.java.net, saya ambil kesimpulan (terlalu berani mungkin), bahwa proyek ini punya kekuatan. Wealah, ternyata malah lebih gawat dari Pimiento : coba cek milisnya, masa’ pesan terakhir adalah November 2008??? Padahal saya meyakinkan dipergunakannya Minion (namun tetap, saat itu saya mengisolasi kompleksitas, dengan menganggap Minion adalah Black Box : rancang saja arsitektur dan layering aplikasi. Masalah indexing, findSimilar dan lainnya, bisa kita refine nanti). Dan, itu betul.

Dan setelah mencoba mengimplementasikan indexing dengan kasus file2 text sederhana saja, ternyata banyak result yang aneh. Misal : kenapa yang diindeks adalah angka-angka saja? Lalu, waktu kita cek findSimilar, kenapa skor untuk acuan dokumen malah lebih kecil dari dokumen lain? Aneh deh. Setelah mengirim dua email ke milis, dan mengirimkan pesan twitter ke Orangnya Langsung, akhirnya dapat kesimpulan sederhana : Ga ada yang nggubris lagi. Gubraxs.

Baik, tanpa perlu banyak cerita, ini adalah butir-butir konsep Maxion (Hm… yang merupakan singkatan historikal (dan maksa, hehe): akibat MAXsa pakai minION).

  1. Plagiarisme (pada kasus penulisan dokumen akademis) adalah proses melajak jejak hasil karya orang lain, yang dengan seenak ud*lnya, dipakai tanpa memberikan catatan penghargaan. Bagaimana kita tahu suatu fragmen adalah hasil karya orang lain? Nah, itu … (awalnya ga kebayang, namun setelah meditasi semalaman di malam Jum’at di Al-Ittihaad yang baru lalu) ternyata mudah. Konsepnya adalah …
  2. FINGERPRINT. Tiap fragmen baik paragraph atau line, memiliki (yang saya sebut dengan) sidik jari. Saya baru pergunakan satu saja mekanisme sidik jari : MD5. Tau kan? Jadi, jika suatu rangkaian string dimasukkan ke dalam algoritma MD5, maka akan dihasilkan string unik yang tidak ada duanya dengan yang lain. Ini sama persis seperti konsep sidik jari pada manusia : “Diberikan manusia yang dicipta Allah SWT terlebih dahulu di alam Ruh, dan dilahirkan di dunia melalui proses ************ antara **** dan ***, maka Anda bisa dijaminkan tidak ada yang memiliki sidik jari yang sama”. So, tiap fragmen paragraph atau baris pada semua dokumen yang dikelola, kita buatkan sidik jarinya dengan MD5. Caranya? Guampang. Masukkan saja ke dalam RDBMS (disini dipakai MySQL). Setelah itu …
  3. SIMPAN KE DALAM SERVER RDBMS (MySQL), yang rancangan diagramnya berikut ini:
    imageSederhana kan? Dengan hanya DELAPAN tabel saja, INDEXING dan SIMILARITY (so far) bisa ditunjukkan hasilnya. Proses yang utamanya, adalah ini : pecahkan semua DOCUMENT ke dalam PARAGRAPH, buat FINGERPRINT-nya dengan MD5, jika sidik jari ini tidak ditemukan di tabel PARAGRAPH, maka masukkan dia. Jika sudah ada (ups, ini kandidat plagiator kita ^^), maka biarkan, hanya, ambil nilai SIDIKJARI-nya tersebut, dan simpan ke tabel DOCUMENT_PARAGRAPH. Hal yang sama Anda lakukan untuk fragmen LINE. Selanjutnya …
  4. UNTUK PROSES FINDSIMILAR, atau cari yang mirip, itu …. akan saya jelaskan kalau ada yang bertanya. Hehe (alesan sih, soalnya ini udah ngantuk. Jam setengah dua nih!).

 

Semoga bermanfaat!

NB:

  • Penggunaan IntelliJ IDEA mungkin salah satu faktor teknis yang tidak bisa diremehkan. Banyak sekali fitur2 shortcut yang membuat saya bisa bergerak cepat ke bagian tertentu dan (paling) penting pada kode. Fiuh. Hebat ini. Tq mas Panc! Dari dulu mo beli, (cieeeeh), ga dapat2. Alhamdulillah, ada yang … bisa dipakai gitu deh :p
  • Wah, sekitar sebulan lagi Lebaran Haji. Semoga bisa pulang ke Bali dan Kurban di sana. Amiiin. :)

Saturday, October 24, 2009

Unit Testing : Merasakan Manfaat dari Yang Terabaikan

 

image

Green Bar!!! Pengujian berhasil…

Meski skripsi saya dulu tentang Extreme Programming, tidak sering saya menggunakan konsep2 XP dalam pengembangan software (pun, karena umumnya saya membantu pembelajaran dan pengembangan software untuk Tugas Akhir ya, yg menurut hemat saya, tidak perlu membutuhkan Unit Testing). Akibatnya, saat benar2 ada pengembangan software dalam skala komersial/produksi, saya lupa dengan Unit testing. Wah, pelajaran berharga. Begini kasusnya.

Aplikasi harus mendeteksi file2 baru pada suatu folder, dan jika ada yang baru, ia akan mengindeksnya dan memasukkan ke database. Oke, fitur ini rampung. Namun, saat pengetesan, saya benar2 mensimulasikan hal tersebut : saya kopi2 file baru ke folder tersebut. Setelah cek indexing berhasil, saya hapus. Dan diulang lagi.

Ini benar? ya tidak noh. Lah, kalau perlu mengetest … sampai 20 kali???. Kan ga praktis kalau paste dan undo via Windows Explorer ?

Solusinya ini : method pengindeks-an yang sedang dikerjakan dan diverifikasi, ditest tidak dengan mencoba kopi paste ke folder tersebut, namun di test dengan menggunakan Unit Testing via JUnit pada IntelliJ IDEA (Netbeans atau apapun sama saja). Perhatikan kode ini :

 

public void testSimilarity(){
       String file1 = "D:\\_SWDEV\\GO\\8.PLA\\work\\repos\\s1.txt";
       String file2 = "D:\\_SWDEV\\GO\\8.PLA\\work\\repos\\s2.txt";
       try {
           Indexer.getInstance().indexDocument(new File(file1));
           Indexer.getInstance().indexDocument(new File(file2));
        } catch (DocumentAlreadyExistException e) {
           e.printStackTrace();  }

   }

Nah, kode itu bisa dipanggil berulang via RUN biasa (jadi sekali tekan tombol RUN aja, sudah ketest). Tekan berapa kali pun, hasilnya akan sama. Ga perlu kopi paste kan?

Semoga bermanfaat!

NB:

  • Nanti saya share terus tentang JUnit terus… manfaat sekali lho…
  • Insya Allah… :)

Thursday, October 22, 2009

Amalan Untuk Kemakmuran Hidup Di Dunia



Saya percepat ya, silahkan cari sendiri hadits-hadits tentang ini :
  1. Jaga sholat berjama'ah di masjid, kerja di kantor tidak boleh sebagai halangan. Ini yang paling utama. Kerjakan saja yang ini, hidup pasti akan jauuuh lebih mudah dari saat mengamalkan pertama kali. Janji Allah loh ini (diantaranya janji yang lain adalah keberkahan usia dan harta, bebas dari adzab kubur, melewati jembatan shirath secepat kilat, masuk surga tanpa hisab). Menurut saya, yang dimaksud dengan Keberkahan Usia adalah sederhan saja : pensiun dini. Hehe
  2. Jaga sholat Dhuha, antara 2 sampai 6 rakaat. Ideal kalao bisa 12 rakaat. Dibagi 2x saja, 6 - 6, yang pertama sesudah terbit matahari, yang kedua jam 9-an saat mulai aktivitas kerja
  3. Jaga membaca Surat Al-Waqiaah setiap hari, selepas Maghrib.
  4. Sedekahkan 2.5% ke orang lain, di luar tanggungan kita : anak, istri dan ayah/ibu yang tidak bekerja lagi.
  5. Tahajjud setiap malam.
Saya sedang berusaha mengistiqomahkan, ayo sama2. ^^

Semoga bermanfaat!

NB :

  • Untuk Tahajjud, saya tidak kuat loh. Saat ini, bisanya hanya setelah rawatib Isya, langsung ditutup dengan witir. Habis, seringnya kerja lembur buat program. Udah deh, bablas sampai subuh (atau sampai mau terbit matahari? hehe)
  • Kalau untuk Jama'ah di Masjid, insya Allah 5waktu di masjid, bablas kalau ketiduran sampai lewat subuh saja, dan atau dalam perjalanan.
  • Salut bagi yang bisa istiqomah Tahajjud.
  • Ada yang bisa????

Memimpikan, Merencanakan dan Mengatur Usaha di Quadrant III serta Sedikit Aspek Quadrant IV


Jelas, di dunia ini, kalau dalam tataran perspektif akan sesuatu hal, maka tidak ada kebenaran absolut, yang hanya terjadi kalau satu atau beberapa kriteria dipergunakan untuk melihat melalui perspektif tersebut.

Saya berbicara tentang jenjang Kesempurnaan Aktivitas Hidup yang dimodelkan oleh Robert T Kiyosaki dengan The Four Quadrant-nya. Melompat dari Quadrant yang lebih kecil, ke Quadrant yang lebih besar, benar-benar bukan hal yang ringan dan bisa dilakukan dalam sekejap. Beberapa tahun yang dibutuhkan. Saya baru berada dalam Tahun Kedua kehidupan sebagai Self-Employee, dan menurut saya, saya baru bisa berada di Quadrant III dalam Tahun Ketiga. Nah, ini lah rencana ke depan tersebut (Saya sharekan dengan Harapan ada yang terinspirasi dan termotivasi) , beberapa sudah saya revisi namun tetap saya sertakan, agar ada yang bisa mengambil pelajaran :
  1. Berinvestasi kepada suatu usaha/institusi, yang akan memberikan fix income sebesar sekian persen (5% untuk kasus Brother Cells), dari modal yang kita tanam.
    Sampai beberapa lama, opsi ini tak tergantikan. Sampai saya melihat suatu tawaran akan model franchise, yang lebih mudah dikontrol dan dipantau kemajuannya. Ini dimulai dari share seorang Dosen ITS (hehe) yang mengambil waralaba Rental DVD Original. Wah, ... menarik sekali. Beliau juga sampaikan, bahwa model investasi ini beresiko. Coba lihat komentar berikut pada artikel saya terdahulu : http://tinyurl.com/swdev-brother-ambruk. Sehingga ide ini saya coret dari daftar yang mungkin dilakukan.
  2. Mengambil salah satu franchise yang ditawarkan di Jogja, dan menjalankannya dengan mengambil pekerja.
    Hm, saya mencoba mendekati franchise yang ditawarkan oleh dejamur (8 juta), dan setelah datang ke pameran franchise beberapa hari lalu di Gedung Mandala Wanitatama, maka opsi tersebut bertambah. Senang sekali melihat inovasi2 tersebut. Yang saya cermati, adalah Franchise Ayam Tulang Lunak (7 juta) dan Dawet 71 (3,5 juta). Tidak mahal-mahal kan? Memang untuk skala 7 juta ke atas, (saat ini) saya agak berpikir untuk mengumpulkan modalnya. Namun yang paling gampang adalah ini : begitu Vixion lunas, Mei insya Allah, maka BPKB-nya dijaminkan (di Bank atau lembaga pendanaan lainnya), dan uangnya dipergunakan untuk mengambil salah satu Waralaba tersebut. Dan, setiap bulan, uang Net Profitnya, utamanya tidak dipakai untuk konsumsi, namun dipergunakan untuk pembayaran kewajiban angsuran. Artinya, 6 bulan, tidak usah berpikir tentang profit dari hasil franchise tersebut.
  3. Namun, ada peluang yang bisa lebih berkah ketimbang sekedar mengambil franchise tersebut. Ini dia : danai satu pengusaha yang berbakat dan sedang mencari modal. Saya didatangi seorang teman yang bekerja di Pabrik Roti Muntilan, Magelang. Setelah saya tanya2, kenapa tidak membuka usaha sendiri? Maka dijawab (klise ya) : modal. Nah, ini yang saya maksudkan. Investasi untuk Franchise, bisa dialihkan ke pembiayaan modal untuk teman saya tersebut, tentu dengan kesepakatan awal, saya mendapat komisi persentase bulanan dari net profit yang di dapat. Angka 40% saya rasa baik, karena sebagai pekerja, beliau harus diutamakan penghasilannya.
  4. Investasi Tanah Sawah.
    Nah, ini ... ^^, saya rasa tidak dalam 1-2 tahun ini. Mungkin 3-4 tahun lagi. Beli tanah, tidak untuk didirikan rumah, namun diserahkan ke Petani (mungkin lebih baik kerabat sendiri). Atau, seperti yang teman Baker tersebut sampaikan, : "Kenapa tidak langsung saja Kebun Karet di Luar pulau Jawa?".
    hehehe. indah sekali. Tapi, itu 3-4 tahun ya, insya Allah
Semoga bermanfaat!

Eko SW
NB:
  • Kita harus berani mengambil resiko, itu kuncinya!!!

Kesempurnaan Jalinan Antara Air Mata Meminta "Pulang", dengan Antusiasme Bekerja



Di awal saya mengenal Islam, dan jatuh cinta kepada Muhammad, maka saya tak bisa lagi meminta apa-apa kecuali meminta bermimpi bertemu dengan Muhammad. Dengan penuh penderitaan air mata meminta tersebut turun, berderai-derai. Tak mengenal siang-malam, sedang sibuk ataupun kosong. Sesaknya dada, serta gontainya langkah tak bisa ditutup-tutupi kala itu. Sekitar sebulan kondisi tersebut menetap. Namun, suatu malam, air mata tak bisa menetes lagi : meski saya paksa, tak bisa menetes lagi. Saya kira itu adalah penolakan terhadap doa, namun justru sebaliknya. Akhirnya setelah terjawab, secara bertahap, selama bertahun-tahun, maka permintaan hati bertambah : meminta benar-benar bertemu dengan Nabi Muhammad SAW. Padahal, apakah hakikat permintaan ini? Meninggalkan dunia ini melalui satu-satunya jalan : kematian.

Tentunya ujian, namun terasa sangat ... kontradiktif. Di satu sisi, saya memiliki semangat dan antusiasme untuk mencapai kemakmuran hidup, yang tentu hanya bisa dicapai dengan bekerja sebagai Wirausahawan (Opsi PNS atau pegawai, saya nihilkan y). Namun, di satu sisi saya mengharap2kan kematian yang akan mengantarkan saya, untuk berjumpa dengan Kekasih saya, Muhammad.

Sungguh-sungguh aneh kondisi psikologi hati saya : di saat saya bermimpi akan suatu tahap kemakmuran hidup, dan bersemangat untuk mengatur, merencanakan dan menggapainya, maka saya terasa seperti orang yang ambisius dan gila pada harta. Namun, jika gejolak batin yang terdalam untuk meminta bertemu Muhammad tak tertahankan, dan meluap ke permukaan, maka di posisi dan situasi manapun air mata akan menetes tak tertahankan. Terisak-isak penuh penderitaan. Jika itu terjadi, maka akan ada masa-masa kehampaan selama beberapa saat. Di kala itu terjadi, ... semua semangat hidup musnah, tak berbekas.

Anda mungkin bertanya : mana yang lebih saya sukai? Di saat semangat dan gairah hidup muncul, atau di saat suara isakan hati mengingat Muhammad terdengar? Ini jawaban saya : ... tidak tahu. Karena, saya membutuhkan semangat hidup untuk bekerja. Namun, apapun yang ada di atas dunia ini tidak bisa disamakan dengan Kebahagiaan Bertemu Sang Kekasih yang Sejati : Nabi Muhammad SAW. Akhirnya, saya berkesimpulan ini : saya serahkan pengaturan dua kondisi hati saya ini kepada Ar-Rahman (Most Merciful, Yang Maha Pengasih).

Semoga bermanfaat!

Eko SW

Sunday, October 04, 2009

Koneksi Internet dengan IM2 pada Beyond B71 ke Komputer

 

Apakah ini artikel pertama ya? Semoga, kalau iya, berarti ini akan sangat membantu. Selain tekniknya, juga saya jelaskan idenya.

Ide awalnya adalah ini : New Connection Wizard

image

To make long story short, Pilih Connect to The Internet, Set up my connection manually, Connect using dial up modem dan beri nama apa saja, misal IM2. Selesai? Belum dunk ^^

Karena kita milih using dial up modem, maka Beyond B71 kudu dapat dikenali oleh komputer kita sbg modem, nah disini kuncinya : gunakan Modem Driver dan PC Suite Nexian NX-G900, yang sudah saya upload di ziddu, klik disini, setelah dibuka, paste URL pada file tersebut ke browser. Maka browser akan segera mendownload file tersebut. ^^

Install driver Modem dengan cara : Control Panel, Phone and Modem Options, Add. Check Don’t detect any modem. Next, pilih Have disk, arahkan ke folder Program yang ada file modem_inf.inf. Oke, sudah? Nanti seperti ini :

image

Langkah selanjutnya, buka program PhoneSuite.exe pada folder Program, Klik Settings, Klik Tab Create Connection, Klik New, ketikkan seperti berikut :

image

Tentu User Name dan Password berdasarkan saat registrasi IM2 pertama kali. Sudah? Klik tab Dial-Up, pada satu2nya koneksi yg muncul, yaitu GPRS_im2, klik tombol Connect.

image

Selesai. :)

Semoga bermanfaat!

NB:

  • Sepertinya banyak thread ttg Beyond B71 yg kurang tepat : EDGE bisa, tidak hanya GPRS. Tentu 3.5G tidak :p
  • Speed? Puas :)
  • Well, tentu kalao bisa HSDPA lebih puas. Untuk itu, dana Rp. 500rb u/ Modem HSDPA khusus bisa kudu disiapkan

Friday, October 02, 2009

Mengenang Usaha Wiraswasta Saya Yang Pertama Kali

Saat itu saya adalah asisten komputer untuk lab praktikum d SIC FMipa UGM. Sy dengan mas Pancara (rekan kerja saat ini) diantaranya menangani kelas PBO dan C++.

Tentu, umumnya adik-adik ini masih awam akan komputer dan dunia programmingnya. Serta butuh bantuan (hehe) untuk informasi sumber daya belajar yang harus dipakai.

Nah,disinilah insting bisnis saya bekerja : berbagai ebook pemrgrmn sy kmplkan dalam dvd, dan saya tawarkan ke adik2 tsb, @50rb.

Kalao ga salah inget, saya dapat 400ribu. Hehe :p